SASTRA KAWI · ALIH BAHASA
Lontar Bratisasana
Alih bahasa tuntunan etika, brata, dan disiplin kehidupan Sang Wiku.
Alih bahasa dan ulasan IBM Jaya Martha
Mulai membaca →Lanjutkan bacaan
TerbukaAkses bacaan
53Bagian bacaan
IndonesiaBahasa bacaan
Buku yang mengikuti cara Anda membaca
Pilih bagian melalui daftar isi atau cari kata dalam buku. Ukuran huruf, tema, dan posisi baca tersimpan di browser perangkat ini.
Versi web mengikuti bab dan paragraf naskah; nomor halaman cetak tidak digunakan. Seluruh isi terbuka untuk dibaca.
Jelajahi isi buku
Identitas bukuKATA PENGANTARUCAPAN TERIMA KASIH1b. Gugah Bakti kepada Siwa2a. Rangkaian Yama dan Niyama3a. Ihwal Ahimsa4a. Ajaran Brahmacarya dan Larangan Paradara4b. Konsekuensi Agamiagamana dan Hukuman Yamaloka5a. Etika Kejujuran: Satya dalam Ucapan, Laku, dan Brata5b. Rambu Pantangan Makanan bagi Sang Sidantabrata6a. Aturan Larangan Kanista Mangsa dan Makanan Najis6b. Memilih Hewan yang Layak dan Tidak Layak Dikonsumsi7a. Awas Campuran Bahan Kotor di Makanan7b. Syarat Minuman bagi Wiku8a. Beban Prāyaścitta atas Pelanggaran Tanpa Sengaja8b. Aturan Menjaga Kesucian Mulut dan Organ Kehormatan9a. Nalar Wiawahara: Alasan Wiku Boleh Berumah Tangga9b. Jaga Keluarga dan Harta tanpa Terikat Dagang10a. Aturan Menghindari Utang, Jual Beli, dan Kecurangan10b. Rambu Pengambilan Secukupnya dan Larangan Menimbun11a. Ketentuan Mengambil Hasil Tanaman dan Larangan Mencuri11b. Amarah sebagai Musuh Utama Kehidupan Rohani12a. Buruknya Dampak Amarah bagi Budi dan Kehidupan12b. Utama Bakti kepada Guru sebagai Dasar Pembentukan Wiku13a. Pemurnian Diri melalui Suryasewana, Basma, dan Snana13b. Atensi melalui Yoga, Brata, dan Pengendalian Diri14a. Tabu Perjudian14b. Etika Kehati-hatian dan Disiplin Apramada15a. Norma Kelayakan Guru Diksa15b. Bahaya Kesombongan Rohani dalam Pemberian Diksa16a. Uraian Pendidikan Putra dan Sisya agar Berbudi Luhur16b. Lemah Didik karena Kasih Berlebihan dan Akibatnya17a. Efek Kebajikan Orang Tua melalui Anak yang Susila17b. Landasan Tanggung Jawab Orang Tua atas Perilaku Anak18a. Etika Menjaga Putra dan Sisya dari Penyimpangan Dharma18b. Nasihat Menghindari Kelalaian demi Keselamatan Rohani19a. Garis Batas Kesucian dan Keutamaan Pengetahuan19b. Batin Seimbang sebagai Dasar Laku Yoga20a. Ajaran Brahmacarya dan Pengendalian Diri Seutuhnya20b. Larangan Pencurian dalam Segala Bentuk (Asteya)21a. Intisari Yama dan Niyama sebagai Dasar Dasasila21b. Pengendalian Diri melalui Aharalaghawa dan Apramada22a. Upaya Menjaga Dasasila sebagai Busana Sejati Sang Wiku22b. Peringatan Mengabaikan Sila dan Nasihat Batara Pasupati23a. Pengenalan Musuh Batin: Kroda, Loba, Moha, Raga, dan Dwesa23b. Uraian Keterikatan Duniawi sebagai Musuh Sang Yogiswara24a. Tujuan Wratisasana: Pencapaian SiwapadaPenutupI. Inti Ajaran Lontar BratisasanaII. Etika Praktis dalam Kehidupan Sehari-hariIII. Pendidikan, Guru, dan Pembentukan KarakterIV. Musuh Batin dan Bahaya PenyimpanganV. Implementasi Nilai Bratisasana bagi Generasi Muda