KAWI SASTRA MANDALAPUSTAKA DIGITAL · ALIH BAHASAKoleksi Alih Bahasa ↗
SASTRA KAWI · ALIH BAHASA

Rogha Sanggara Bumi

Alih bahasa tentang wabah penyakit, kerusakan jagat, dan keharmonisan kehidupan.

Alih bahasa dan ulasan IBM Jaya Martha

Mulai membaca →
Sampul Rogha Sanggara Bumi
TerbukaAkses bacaan
66Bagian bacaan
IndonesiaBahasa bacaan

Buku yang mengikuti cara Anda membaca

Pilih bagian melalui daftar isi atau cari kata dalam buku. Ukuran huruf, tema, dan posisi baca tersimpan di browser perangkat ini.

Versi web mengikuti bab dan paragraf naskah; nomor halaman cetak tidak digunakan. Seluruh isi terbuka untuk dibaca.

Jelajahi isi buku

Identitas bukuKata Pengantar1b. Widhi Sastra sebagai Wahyu Penataan Jagat2a. Introduksi Rogha Sanggara Bumi2b. Dharmaloka dan Awal Kekacauan Kaliyuga3a. Hancurnya Tatanan Alam dan Wabah Penyakit3b. Ikatannya Manusia, Bhuta, dan Dewa4a. Sabda Bhatara tentang Kerusakan Buana4b. Ajaran Upacara Penetralisir Rogha5a. Sarana Caru dan Homa Pemulihan Jagat5b. Tata Laku Pandita dalam Menangkal Marana6a. Ritual Penyucian Desa dan Kahyangan6b. Anugerah dan Murka Para Dewa7a. Rogha sebagai Akibat Pelanggaran Dharma7b. Omen, Tanda, dan Pertanda Zaman8a. Gerak Bhuta Kala dalam Sanggara Bumi8b. Hubungan Alam, Penyakit, dan Moral Manusia9a. Aturan Prayascita bagi Raja dan Desa9b. Sanksi Kosmis bagi Pelanggar Tata Jagat10a. Alam Semesta sebagai Cermin Perilaku Manusia10b. Niscaya Datangnya Wabah Bila Lalai11a. Guru Piduka sebagai Jalan Pemulihan11b. Gempa, Lindu, dan Tanda Murka Bumi12a. Ajaran Caru Bhumi Sudha12b. Ruwatan Desa dari Kala dan Bhuta13a. Amalan Penyucian bagi Rumah dan Puri13b. Bhuta Kala dan Peranannya dalam Rogha14a. Upaya Raja Menjaga Keseimbangan Negara14b. Makna Penyakit sebagai Teguran Spiritual15a. Iktiar Kolektif Menyelamatkan Jagat15b. Instruksi Upacara untuk Masa Krisis16a. Bhakti kepada Surya, Bruna, dan Druwa Resi16b. Mantra-Mantra Penolak Marana17a. Jalan Pemulihan Jagat melalui Tapa dan Yajña17b. Ajaran Leluhur tentang Tanggung Jawab Raja18a. Yuga Kaliyuga dan Gejala Kehancuran18b. Antisipasi Wabah melalui Kearifan Ritual19a. Makna Rogha dalam Tata Kosmos19b. Aturan Sosial saat Marana Melanda20a. Ritual Desa Pakraman sebagai Benteng Jagat20b. Tanda-Tanda Alam Menjelang Sanggara21a. Hukum Kosmis bagi Perusak Keharmonisan21b. Ajaran Penjagaan Buana Agung dan Alit22a. Gerakan Bhuta dan Cara Menenangkannya22b. Etika Spiritual dalam Menghadapi Bencana23a. Ritual Pembersihan Rumah dan Pekarangan23b. Ikhtiar Leluhur bagi Generasi Penerus24a. Ajaran Widhi Sastra sebagai Cermin Zaman24b. Krisis Moral sebagai Akar Rogha25a. Elmu Pengetahuan Tradisional Bali25b. Ritual Pamahayu Jagat dan Desa26a. Ajaran Keseimbangan Sekala–Niskala26b. Manusia sebagai Penjaga Buana27a. Aturan Akhir Pemulihan Jagat27b. Simbolisme Caru dan Upakara28a. Bhakti sebagai Jalan Keselamatan28b. Akhir Sanggara dan Harapan Pemulihan29a. Nilai Dharma dalam Widhi Sastra29b. Jejak Mpu Kuturan dan Warisan Ajaran30a. Amanat Leluhur untuk Masa Depan30b. Rogha Sanggara sebagai Peringatan Abadi31a. Penutup Ajaran Widhi Sastra31b. Ulasan Kolofon dan Asal Naskah32a. Penegasan Nilai Spiritual TeksUcapan Terima KasihTanggung Jawab di Tengah Kerusakan Dunia

Cari dalam Rogha Sanggara Bumi

Ketik sedikitnya 2 huruf.