2. Batari Sri ada dalam ragawi dan sukma manusia
“Sri di lumbung, di wakul, di tangan, di hati”
Maknanya:
→ Makanan adalah wujud langsung dari berkah Ilahi.
→ Menghargai pangan = menghormati Sri.
→ Pemimpin ritual harus membangun kesadaran kecukupan.